Jenis-jenis Indeks di Bursa Efek Indonesia

a. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Perhitungannya menggunakan semua saham yang tercatat sebagai komponen perhitungan indeks dimana satuan perubahan indeks dinyatakan dengan satuan poin.

b. Indeks Individual

Indeks individual menggunakan indeks harga masing-masing saham terhadap harga dasarnya. Perhitungan indeks ini menggunakan prinsip yang sama dengan IHSG yaitu: Harga pasar / Harga dasar x 100%


c. Indeks Harga Saham Sektoral

Indeks ini mulai diberlakukan tanggal 2 januari 1996 dari BEJ, indeks sektoral terdapat 9 sektor. Menggunakan semua saham yang termasuk dalam masing-masing sektor:

· Sektor-sektor primer (ekslaratif)

1. Pertanian

2. Pertambangan

· Sektor-sektor sekunder (industri manufaktur)

3. Industri dasar dan kimia

4. Aneka Industri

5. Industri barang konsumen

· Sektor-sektor tertier (jasa)

6. Properti dan real estate

7. Transportasi dan infrastruktur

8. Keuangan

9. Perdagangan, jasa dan investasi

d. Indeks LQ45

Indeks LQ45 adalah jenis indeks yang terdiri dari 45 saham / emiten dengan likuiditas yang tinggi, yang dipilih setelah melalui beberapa kriteria pemilihan saham. Selain penilaian atas likuiditas, seleksi atas saham tersebut juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar.

Berikut adalah kriteria tertentu dan seleksi utama sebuah saham untuk masuk dalam LQ45:

1. Masuk dalam ranking 60 besar dari total transaksi saham di pasar regular (rata–rata nilai transaksi selama 12 bulan terakhir).

2. Ranking berdasar kapitalis pasar (rata – rata kapitalisasi pasar selama 12 bulan terakhir).

3. Telah tercatat di BEJ minimum 3 bulan.

4. Keadaan keuangan perusahaan dan prospek pertumbuhannya, frekuensi dan jumlah hari perdagangan transaksi pasar reguler.

BEJ secara rutin memantau perkembangan komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks LQ45. Pergantian saham akan dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan awal bulan Agustus.

Indeks LQ45 dihitung mundur hingga tanggal 13 Juli 1994 sebagai Hari Dasar, dengan Nilai Dasar 100. Untuk seleksi awal digunakan data pasar Juli 1993 – Juli 1994. Hasilnya, ke 45 saham tersebut meliputi 72% total market kapitalisasi pasar dan 72,5 % dari nilai transaksi di pasar reguler.

e. Indeks Jakarta Islamic (JII)

Merupakan indeks terakhir yang dikembangkan oleh BEI, indeks ini merupakan indeks yang mengakomodasikan syariat-syariat investasi dalam islam atau indeks yang berdasarkan Syariah Islam. Dalam indeks ini terdapat 30 saham pilihan yang telah memenuhi syarat menurut Syariah Islam, sebagai tolak ukur saham-saham yang dihalalkan dalam melakukan jual-beli saham.

19 Responses to “Jenis-jenis Indeks di Bursa Efek Indonesia”

  1. isan Says:

    web nya bagus banget,terima kasis atas informasinya.

  2. DUMA Says:

    rumus indeks harga saham

  3. DUMA Says:

    rumus untuk menghitung indeks harga saham apa ya..??

  4. DUMA Says:

    rumus untuk menghitung indeks harga saham LQ45 APA YA??

  5. coki002 Says:

    Indeks Individual

    Indeks individual menggunakan indeks harga masing-masing saham terhadap harga dasarnya. Perhitungan indeks ini menggunakan prinsip yang sama dengan IHSG yaitu: Harga pasar / Harga dasar x 100%.

    untuk IHSI ada di link ini http://img72.imageshack.us/my.php?image=ihsad6.png

  6. Tiwixz Says:

    @ Duma
    untuk menghitung indeks harga saham ada 3 metode:
    1. price weighted index
    2. unweighted price index
    3. market value weighted index

    di BEI metode yang digunakan adalah market value weighted index.
    rumusnya = nilai pasar/nilai dasar x angka indeks

    nilai pasar diperoleh dari jumlah lembar saham x harga saham pada hari itu dari semua saham yang terlisted di bursa.
    nilai dasar selalu disesuaikan tiap kali ada corporate action.

    cari saja di http://www.scribd.com tentang metode perhitungan indeks atau di bi.go.id, cari jurnal saham perbankan karangan Muliaman Hadad.

    semoga bisa membantu

  7. Novi Says:

    info yg diberikan bermanfaat bgt..very nice

  8. coki002 Says:

    thanks all… semoga dpt membantu dan bermanfaat… c u
    SALAM TRADER……..

  9. Arie Says:

    Klo jumlah perusahaan yang listing di BEI itu ada berapa ya tepatnya??

  10. lia Says:

    bang coki, saya mau tanya menghitung frekuensi perdagangan saham pada LQ45 gmn caranya serta referensi buku nya ad dimana??
    thx

  11. novy Says:

    bang coki, saya mau tanya ttg kompas 100 dalam BEI, apakah kompas 100 telah menjadi salah satu indeks saham dalam BEI?

  12. nissa Says:

    jenis indeks di BEI tu benernya ada brapa sih??
    ko ada juga yg bilang ada 8 jenis..
    bales yaa
    makasih :)

  13. ryan gagal gimbal Says:

    kasi rumus dooooonnngggg…..

  14. Tama Aswin Says:

    Dear : Coky

    Saya mau tanya kira” dari Indeks Harga Saham Sektoral (ke-9 tsb) yang paling menarik untuk di teliti apa ya?? *saran

    thanks

  15. bang ganda Says:

    simple dan mudah di cerna…bagus..

  16. bang ganda Says:

    minta penjelasan dong..
    sejauh mana kita menggunakan indeks untuk proyeksi,,
    apakah ada yang lain yang dapat digunakan selain indeks..

  17. ricki Says:

    Minta contoh Soal harga saham gabungan dong…

  18. Ekonomi | emhaclady Says:

    [...] http://coki002.wordpress.com/jenis-jenis-indeks-di-bursa-efek-indonesia/ [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: