Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Prediksi IHSG End of Year 2009

October 4, 2009

IHSG, what’s next???

Prospek Ekonomi Indonesia ditahun 2009 dilihat pada kondisi ekonomi global yang tertekan dan penuh ketidakpastian menyebabkan prakiraan keadaan ekonomi khususnya dalam jangka pendek menjadi jauh lebih sukar. Namun tabel menunjukkan proyeksi laju pertumbuhan ekonomi yang dilakukan oleh berbagai lembaga internasional dan bank investasi tidak jauh berbeda dengan perkiraan pemerintah terkini yaitu antara 4,5%-5,5% sepanjang tahun 2009.

Berdasarkan asumsi dan argumentasi diatas serta policy responses yang dilakukan pemerintah sejak pertengahan 2008 dan sepanjang 2009 mendatang, Pemerintah cukup optimis, ekonomi Indonesia akan tumbuh antara 4,5%-5,5% dalam tahun 2009 dengan base case 5% dan diharapkan kembali ke kisaran 5,5-6% pada tahun 2010.

Tabel Proyeksi Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (dalam %), silahkan di klik

*sumber: http://www.ekon.go.id/content/view/338/184/

Penulis tetap berharap indeks BEI akan terus meningkat seiring dengan prestasi emiten dan tumbuhnya ekonomi nasional. Namun demikian penulis juga mengingatkan bahwa pasar saham di tahun 2009 akan lebih banyak lagi tantangan akibat potensi krisis di tingkat global dan akan menghangatnya kondisi politik Indonesia pada kampanye pemilihan Presiden 2009.

Beberapa hal yang membuat penulis cukup optimis bahwa BI akan menekan laju kenaikan suku bunganya adalah turunnya harga minyak dan komoditas dunia. Dari beberapa sumber berita, dikatakan bahwa terdapat indikasi untuk mempertahankan harga minyak untuk bertahan dalam kisaran USD 60–80/barel sejalan dengan terjadinya penurunan aktivitas ekonomi global terutama di negara maju. Faktor positif lain adalah posisi keuangan pemerintah yang membaik paska kenaikan harga BBM serta stabilnya nilai tukar Rupiah.

Secara teknikal analisis, IHSG masih crossover diatas level index, ini dalam posisi uptrend ini terpantau dari indikator MACD dan Fibonacci Retrecement. Moving Average 50 dan 200 telah terjadi menandakan bahwa trend jangka menengah dan jangka penjang berada pada uptrend. Sedangkan bila dilihat dari Fibonacci Retrecement, index barada di level support 2300 ( fibo 61.8%), jika level ini mampu bertahan kemungkinan index akan membentuk level tertinggi terbaru di tahun 2009 ini.

Link grafik Prediksi IHSG End of Year 2009

Secara overall, kinerja bursa efek Indonesia masih cukup optimis untuk kedepannya, prediksi penulis indeks akan berada pada kisaran 2420-2500 sampai dengan akhir tahun ini. Rasanya ada beberapa positive factors yang dapat mengkatrol indeks. Namun demikian, bursa efek Indonesia masih menjanjikan potensi keuntungan yang cukup baik, tinggal strategy kita dalam memilih saham yang tepat.

Terakhir mengenai saham, pilihan penulis masih seputar saham-saham berbasis energy dan mining, dalam kalkulasi penulis saham-saham yang dapat dikumpulkan secara bertahap adalah MEDC (4200-4500), ANTM (2600-2800), ENRG (500-600), UNSP (1200-1250) dan INCO (6250-6750).

Grafik prediksi MEDC akhir tahun 2009 silakan klik disini

Grafik prediksi ANTM akhir tahun 2009 silakan klik disini

Grafik prediksi ENRG akhir tahun 2009 silakan klik disini

Artikel / tulisan ini dikompetisikan dalam artikel dan kompetisi blog KNPM (Kompetisi Nasional Pasar Modal) 2009 dan mendapatkan juara 1. Ini linknya http://pasarmodal.blog.gunadarma.ac.id/2009/08/07/prediksi-ihsg-end-of-year-2009/

Sender by Yanuar

Perbedaan Pembalap (Trader) dan Mekanik (Analys)

August 7, 2008

Ada persamaan diantara keduanya yaitu menggeluti bidang yang sama. Pembalap dan mekanik sama – sama bekerja di bidang yang sama, bekerja di waktu yang sama dan kesuksesan didapat dengan bekerja sama.

Namun ada perbedaan diantara keduanya. Yaitu mental dan skill atau keahlian. Seorang mekanik yang bisa menciptakan sebuah kendaraan yang memiliki kecepatan yang sangat tinggi, tidak memiliki mental untuk mengendarai dan mencapai kecepatan dari motor ciptaannya itu. Itulah kenapa para mekanik lebih sering menjual ciptaannya dibandingkan digunakan sendiri untuk membalap. Sedangkan pembalap yang sering jatuh, terpeleset dan memainkan pedal gas, tahu setelan yang diinginkannya. Kapan harus kencang, kapan harus pelan. Mengerem, belok dan seterusnya.

Disini kita pun melihat bahwa ada kesamaan di antara keduanya. Ada pembalap dan mekanik. Golongan mekanik seperti (pembuat EA, Indikator, System dan Analisa serta Signal), dan Golongan Pembalap (Trader, spekulan, dan seterusnya). Keduanya bekerja di bidang yang sama. Bekerja di waktu yang sama, dan kesuksesan harus didapat dengan bekerja sama. Namun seperti yang diuraikan diatas ada perbedaan diantara keduanya. Yaitu mental dan skill atau keahlian. Seorang pembuat EA (jarang, meskipun ada) yang mempunyai mental seperti seorang trader. Kenapa? Karena resikonya berbeda. Seorang pembuat EA, Indikator dan system apalagi ahli analisa dan signal, tidak mempunyai mental dan skill seperti seorang trader.

Pernah saya membaca di suatu media, terdapat seorang ahli analisa saham, dimana ia adalah seorang ahli analisa di Singapura, meskipun analisanya seringkali tepat, namun ia sendiri tidak memiliki keberanian untuk trading sendiri. Kenapa demikian? Itu karena Ia merasa tidak nyaman dengan resiko yang dihadapinya bila ia menjadi seorang trader. Ia memilih bekerja kepada seseorang untuk memberikan analisanya, daripada trading sendiri. Hasil akhirnya tentu sudah bisa ditebak bukan?

Banyak yang menjual, mengcopy, menjual kembali, sebuah indikator, system, EA, daripada ia menggunakannya sendiri untuk mendapatkan uang. Kenapa? Kembali lagi pada mental dan skill masing – masing.

Which you are ?

ps : Kenali diri anda sendiri sudah merupakan 50% persiapan menuju berinvestasi di pasar modal